FOKUSKINI – Menanggapi kecemasan publik pendukung Bayern Munich terhadap mulai menuanya usia dua veteran, Arjen Robben dan Franck Ribery. Lagipula terkait dengan informasi valid bahwa keduanya siap mengumumkan gantung sepatu di akhir kompetisi Bundesliga musim panas nanti. Secara tidak langsung, ini terjawab oleh niat coach Niko Kovac yang telah kian butuh banget merombak skuad Bayern dengan hadirnya pemain-pemain muda.

Hasrat positif Kovac terlontar saat kini Bayern menggelar pelatihan rutin musim dingin di Qatar, yang menegaskan sinyal spekulasi tim berjuluk FC Hollywood ini secepatnya merealisasikan sesi penawaran kontrak senilai uang 33 juta euro buat striker remaja Chelsea FC, Callum Hudson-Odoi (18).

“Kita (Bayern) selalu saja membutuhkan pemain-pemain usia muda,” kelit Kovac, menanggapi antusias wartawan yang mewawancarai. Meski, baginya, jika pemain (masih bermain) bagus maka usia berapapun tidak menjadikan masalah, karena Bayern sesungguhnya butuh pemain-pemain remaja berpotensi yang sekaligus telah siap pakai tanpa buang-buang waktu buat digembleng lagi.

Hudson-Odoi memiliki potensi rising star yang dibuktikannya saat menjadi bagian tim nasional Inggris U-17 yang meraih Piala Dunia pada 2017 lalu. Namun dia masih dinilai butuh bermain lebih banyak. Padahal seperti diketahui selama ini dia terhitung sekadar dimainkan tiga kali saja buat tim inti Chelsea. Maka ada kecenderungan Kovac juga tertarik pada pemain sayap usia remaja berpaspor Inggris lainnya, yaitu Jadon Sancho yang kini jadi bintang muda di klub pimpinan klasemen liga utama Jerman (Bundesliga), Borussia Dortmund.

Sementara ini Bayern berada di posisi kedua pada persaingan Bundesliga, bermasalah enam poin dibawah Dortmund. Selain itu, Bayern ditantang bulan depan nanti oleh Liverpool FC, sang pemuncak klasemen liga kasta tertinggi Inggris (Premier League) di babak perdelapan final Liga Champions UEFA.

Klub legendaris Jerman yang rutin sejak 2013 memenangi kampiun Bundesliga ini , berpusat pelatihan di Qatar hingga Kamis (10/1/2019). Bukan hanya Bayern sebagai klub sepakbola elitis asal Eropa yang memanfaatkan Negara Teluk, Qatar jadi kawasan pusat pelatihan pada musim dingin, karena ada PSV Eindhoven (Belanda), Paris Saint-Germain (Perancis), dan Club Brugge (Belgia). (afp/jos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *