FOKUSKINI – Semakin sulit menduga situasi pahit ataukah manis yang bakal terjadi di fase penyisihan Grup C terkait Liga Champions Eropa musim ini. Napoli, Liverpool, Paris Saint-Germain dan Red Star Beograd sebagai para penghuni Grup C menjadi kian pelik diduga-duga bagaimana nasibnya, atau hanya keberuntungan yang menjadi kunci masuk untuk dua skuad teratas di Grup C yang nanti mampu menembus 16 Besar.

SSC Napoli yang kini dikelola gaya kepelatihan Carlo Ancelotti, mungkin saja selaku tuan rumah di Stadion San Paolo pada 29 November mendatang mampu meraih tiga poin penuh lawan jago kandang Red Star, namun kemudian pada laga akhir fase grup mereka wajib terbawa pertempuran mati-matian di Stadion Anfield, Liverpool pada 12 Desember.

Lebih runyam lagi dengan tantangan berat yang mesti menimpa skuad PSG yang dikelola juru taktik Thomas Tuchel usai pekan ini cuma mampu imbang lagi melawan Napoli, maka pada 29 November di Stadion Parc des Princes mereka harus mampu mengalahkan Liverpool yang tengah berkondisi tersakitkan akibat kekalahan mengejutkan dibikin malu 0-2 di kandang Red Star.

Selanjutnya? Nah, inilah justru yang diharapkan jadi tontonan menarik bagi penyuka sekaligus pembenci PSG karena di laga penghabisan fase grup pada 12 Desember nanti — stopper Buffon hingga para sosialita skorer Neymar maupun Mbappe apakah mampu menghadapi teror situasional di Stadion Rajko Mitic serta riuh perang psikologis yang jadi identiknya masyarakat pendukung Red Star Beograd. Pasalnya, Napoli hanya sanggup berimbang 0-0 saat berlaga tamu disana, dan Liverpool FC bahkan sampai kehilangan momentum kemenangannya sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *