FOKUSKINI – Kalau lama berharap boyband dalam negeri Nusantara yang lumayan beda atau artinya masih mau memasukkan unsur tradisional negeri sendiri, kini saatnya Anda menyukai Crystal Boys (Ryan, Michael, Rendy, Oliver dan Naufal).

Mereka berikrar kepingin bikin gebrakan kombinasi unsur tradisional, jadi bukan sekadar ultramodern kekinian yang ngikutin tren Korea dan Amerika sana.

Contohnya, sudah dimulai dari singel terdahulu, “Cinta” yang beranasir adat budaya Bali, dan juga lagu rilisan terbaru, “U La La La (Aku Jatuh Cinta” yang bermasukan musik etnis Jawa Tengah.

Tetapi mereka sepakat untuk tetap mengupayakan musiknya bisa diterima oleh kalangan remaja kini.

Unsur tradisional Nusantara selalu diadakan di tiap singel, dan dalam performa panggung kesemua mereka suka sekali menggunakan kostum batik.

Keunikan khusus Crystal Boys, paling utama adalah lima-limanya berkarakter vokal sendiri-sendiri dengan kemampuan menyanyikan berbagai genre musik. Bisa dangdut, rock, pop jazz. Pokoknya, tidak terbatas!

Sejauh ini pula berbagai panggung pertunjukan telah dinaiki Crystal Boys. Setiap minggu mereka bikin pentas showcase — meski mereka terhitung baru dibentuk dari tahun lalu, termasuk keikutsertaan di konser akbar perayaan ulangtahun ke-50 penata rias dan rambut serta pemilik jaringan bisnis salon kecantikan Rudy Hadisuwarno.

Hasrat menghimpun dana bantuan sosial juga menjadi ciri menarik Crystal Boys yang rutin hadir menghibur di tengah-tengah rutinitas hari Minggu, Car Free Day di kawasan protokol Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta. Sebulan sekali mereka bernyanyi dan berdansa untuk kegiatan amal disana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *