Fokuskini – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menggelar kegiatan Pertamina Geothermal Energy Digital Expo 2018 selama dua hari di Kantor Pusat PGE Lantai 17, Jakarta mulai hari Rabu (12/12/2018).

“Saat ini ada beberapa teknologi yang harus diterapkan oleh PGE dengan tujuan untuk mempercepat proses bisnis, dan agar biaya yang dikeluarkan lebih efisien. Beberapa hal bisa dilakukan diantaranya dengan meng-upgrade teknologi atau membuka kesempatan partnership,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat meresmikan Pertamina Geothermal Energy Digital Expo.

Hal senada disampaikan Pahala N Mansyuri sebagai Komisaris Utama PGE. “Dalam digital transformation manajemen, harus memiliki komitmen bagaimana inisiatif digital bisa membantu mendorong Pertamina dan PGE agar tumbuh lebih baik lagi,” ujarnya.

Direktur Utama PGE Ali Mundakir pada saat yang sama menjelaskan, Digital Expo digelar bukan secara tiba tiba tetapi terbentuk dari adanya proses. “Gerak langkah digitalisasi sudah dimulai tiga tahun ke belakang oleh PGE. HUT ke-12 PGE menjadi momentum bagi PGE untuk berkomitmen, bahwa PGE siap dan sudah masuk dalam era digitalisasi dan internet of things. Dalam kesempatan ini kami juga mengundang technology provider serta perusahaan atau industri yang telah berhasil menerapkan hal ini lebih dulu,” terangnya.

Ali menambahkan, dengan dukungan SDM yang melek teknologi dalam sisi kapabilitas, PGE siap menghadapi era digitalisasi. “Proses digitalisasi bisa dilakukan dengan segera. Hal ini sejalan dengan target PGE untuk menjadi digital office pertama di lingkungan anak perusahaan Pertamina,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *