FOKUSKINI – Merawat kulit merupakan proses yang tidak pernah selesai, karena kulit membutuhkan perawatan rutin seiring dengan bertambahnya usia dan masalah yang dialami setiap individu.

Namun, disayangkan, sebagian banyak orang masih kerap meremehkan perawatan kulit. Padahal, kulit merupakan organ yang mencerminkan kualitas kesehatan seseorang dan merupakan organ tubuh yang sangat kompleks serta membutuhkan perhatian dan perawatan yang beragam sesuai dengan iklim sekitar, usia, jenis kelamin, ras, genetik dan lokasi pada tubuh.

Kulit yang juga berperan penting dalam mengatur suhu tubuh, merupakan organ tubuh kita yang terbesar. Orang dewasa rata-rata memiliki permukaan kulit seluas 1,5 – 2 meter dengan berat sekitar 16 persen dari berat tubuhnya.

Sifat kulit setiap individu manusia berbeda, maka masalah kulit yang timbulpun berbeda.

Usia juga sangat menentukan perbedaan karakteristik kulit dan masalahnya, seperti pada usia 20-an masalah yang umum dialami antara lain seperti kulit wajah berminyak, tampak kusam, mudah berjerawat, memiliki bekas jerawat, dan lain sebagainya.

Pada usia 30-an, di samping masalah jerawat yang kadang masih terjadi, usia ini juga sudah berpotensi memiliki tanda-tanda penuaan dini kulit,

Sementara pada usia 40-an, disamping mulai munculnya masalah kulit seperti bercak hitam atau flek, garis halus, kerut dan kendur karena penuaan kulit, ada kemungkinan terjadinya tumor kulit ataupun masalah kulit lainnya.

Sejak tahun 1999 dengan klinik pertamanya diresmikan, ERHA telah mengedepankan konsep personalized program dimana pasien bisa berkonsultasi langsung dengan dermatolog untuk memahami secara mendalam mengenai jenis dan kondisi kulit yang sedang dialami.
Dengan begitu, jenis terapi yang diberikan ERHA dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

“ERHA percaya bahwa semua orang berhak memiliki kulit yang sehat dan pengetahuan yang tepat mengenai cara merawat kulit. Karena hanya dengan melakukan perawatan dan memiliki pengetahuan yang tepat, seseorang bisa mencapai kualitas kulit terbaiknya. Contohnya, menerapkan perawatan harian tidaklah cukup jika individu tersebut hanya rajin mencuci wajah dan menggunakan pelembap tetapi membiarkan kulitnya terpapar sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya,” jelas dr Norita Sembada, Head of Business Development ERHA dalam keterangannya.

Ada empat langkah perawatan harian dari pagi hingga sore yang perlu diterapkan untuk semua jenis kulit, setiap harinya. Pertama adalah cleanse, atau membersihkan dengan tujuan menghilangkan minyak, kotoran, polusi yang mana bila tidak dibersihkan akan dapat menyebabkan kulit kusam, tidak bercahaya, berminyak, pori-pori tersumbat, meradang serta dapat tumbuh jerawat dan komedo.

Tahap kedua adalah tone, atau pemakaian toner dengan tujuan melembabkan dan menyegarkan kulit, mengecilkan pori serta menjaga keseimbangan pH kulit. Ketiga adalah tahapan hydrate, atau melembabkan kulit dengan memberikan nutrisi untuk perbaikan kulit. Tahap ke-4 adalah protection, atau melindungi kulit dengan mengaplikasikan SPF untuk mencegah penuaan ekstrinsik yang disebabkan oleh sinar matahari.

Adapun perawatan lanjutan di malam hari perlu diterapkan untuk mencegah atau mengatasi masalah kulit yang perlu diterapi seperti jerawat dan komedo, bercak hitam atau flek, atau tanda penuaan seperti kulit kusam, kasar, kering dan berkerut.

Perawatan lanjutan bisa dilakukan dengan langkah prevention dan correction. Prevention, misalnya, untuk menjaga kesehatan kulit serta mencegah terjadinya garis-garis halus. Sementara itu correction, misalnya dengan memperbaiki fungsi kulit yang mengalami dampak proses penuaan kulit ataupun mengobati jerawat yang ada.

Langkah lainnya adalah exfoliation, membantu mengangkat sel kulit mati agar tekstur kulit selalu terjaga halus dan tampak cerah (tidak kusam).
Sebagai klinik spesialis kulit, ERHA melayani pasien laki-laki dan perempuan, baik dari usia anak, remaja, dewasa, hingga geriatri (usia lanjut).

Rangkaian terapi yang tersedia antara lain ditujukan untuk mengatasi tanda-tanda penuaan kulit seperti flek, kerut, kulit kasar dan kering, masalah jerawat dan bekas luka jerawat (termasuk jaringan parut), rambut rontok dan kebotakan, masalah kulit kepala, body contouring, permasalahan pada kulit anak, permasalahan pada kulit usia lanjut, dan terapi-terapi lainnya yang berkaitan dengan kesehatan dan penampilan kulit.

“Bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi dan memiliki masalah kulit yang tergolong ringan, ERHA memiliki rangkaian produk Over The Counter (OTC) yang dapat dibeli tanpa menggunakan resep untuk digunakan sehari-hari. Rangkaian produk OTC ini hadir dalam konsep ERHA APOTHECARY dan bisa ditemui di pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia. Jajaran produk OTC ini memiliki 11 personalized category yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pelanggan. Tidak hanya menyediakan rangkaian lengkap produk OTC, setiap cabang ERHA APOTHECARY juga menyediakan konsultasi dengan tenaga ahli dan dokter untuk melayani dan membantu konsumen mengindentifikasi permasalahan kulit dan rambut mereka,” jelas Ferry Budiyanto, Group Brand Senior Manager ERHA.

Pada rangkaian produk OTC, ERHA tetap menerapkan konsep personalized sehingga setiap produk secara spesifik menangani dan merawat kondisi kulit dan rambut tertentu. Salah satu contoh pentingnya konsep personalized dapat ditemukan pada produk untuk kulit kepala.

Dalam industri retail, seringkali dijumpai kategori sampo anti ketombe yang menekankan masalah pada kulit kepala. Nyatanya, ketombe bukanlah satu-satunya masalah yang dapat timbul pada kulit kepala. Salah satu masalah lain yang umum adalah dermatitis seboroik. Sebagai solusi, ERHA menghadirkan sebuah inovasi Scalp Care Shampoo yang diformulasikan secara khusus untuk membantu mengatasi gejala dermatitis seboroik pada kulit kepala.

Seluruh rangkaian produk OTC ERHA adalah dermatologist formularies, artinya setiap produk tersebut diformulasikan oleh para dermatolog yang bekerjasama dengan para scientist, formulator, dan pharmacist.

ERHA melakukan uji klinis yang dilakukan oleh badan riset terpercaya terhadap setiap produknya untuk memastikan keamanan dan efektivitas formula produk. Sebagai contoh, Erhair HairGrow Serum dan Erhair HairGrow Shampoo terbukti secara klinis efektif dalam mengatasi masalah kerontokan rambut. Kedua produk ini telah teruji melalui uji klinis yang meliputi penilaian perbaikan klinis rambut subyek, kepadatan rambut, penilaian pengurangan kerontokan rambut dan keamanan produk.

Walaupun demikian, produk OTC tidak dapat dianggap sebagai solusi untuk semua kerontokan rambut termasuk masalah rambut yang tergolong berat. Untuk kasus ini, konsumen dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui permasalahan yang dihadapi, dan lalu mendapatkan terapi yang tepat.

Untuk perawatan lanjutan, ERHA memiliki Laser & High Tech based program, sebuah layanan medis eksklusif menggunakan teknologi dermatologi terkini. Laser & High Tech based ini menggunakan fasilitas medis yang terbukti efektifitasnya, dikombinasikan dengan formulasi produk yang berkualitas dan aman, serta ruang praktik dengan desain modern menghadirkan perawatan kulit yang memberikan manfaat dan memuaskan pelanggannya.

Beberapa terapi Laser & High Tech based antara lain Skin Tightening Therapy, Laser Photo Rejuvenation, Laser Pigmentation, Laser Vascular, Skin Resurfacing Treatment, Collagen Rejuvenation Therapy, Light Therapy, UVA/UVB Photo Therapy, Botox, Filler, Hair Removal Therapy, Laser Lipolysis, dan Excimer Laser.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *