FOKUSKINI – Mohon maaf, sedikit ketinggalan menginformasikan, karena ternyata Noemi, grup band Indiepop asal Yogyakarta telah merilis singel ketiga sekaligus lagu berbahasa Indonesia pertama mereka berjudul “Menyublim”.

“Lagu ini menggambarkan keinginan seseorang untuk melepaskan diri dari sesuatu (atau bahkan seseorang) yang sebenarnya tidak baik untuk dirinya,” kata Ady Ekayana, sang vokalis yang juga menyebutkan pembuat lirik lagu Menyublim, Daneto Danerdon adalah sahabat baiknya,.

Lirik puitis pada lagu “Menyublim” dinyatakan dikemas secara syahdu oleh Noemi, sebagai interpretasi atas kejadian masa lalu yang dialami oleh Daneto.

“Sebagai curahan hati atas perasaan depresi serta himbauan untuk melepas hal-hal yang sekiranya dapat membuat menderita, hubungan yang toxic maupun ketergantungan terhadap obat-obatan,” ungkap Daneto kepada Noemi, ketika memberikan materi liriknya sebelum dijadikan sebuah lagu yang utuh.

Lagu ini disebut-sebut tidak pernah absen dari penampilan panggung Noemi sejak tahun 2015. “Menyublim” direkam di Soda Pop Records dan Interest Studio Yogyakarta sebagai pendahuluan, sebelum penjadwalan rilis album perdana Noemi. Tahapan mixing dan mastering dikerjakan pula di Soda Pop Records oleh Elmo Ramadhan.

Noemi bekerja sama dengan Shutterbeat Official dari Surabaya untuk pembuatan video lyric “Menyublim” yang telah diunggah di laman YouTube. Flyingpants Lab dari Ruang Gulma Yogyakarta ikut berperan dalam pembuatan artwork dalam single ini. Tentunya, singel ketiga dari Noemi ini juga bisa dinikmati di beberapa platform digital termasuk Spotify, Joox, dan iTunes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *