FOKUSKINI – Konsep pemunculan Straps dari sang kreator, Yanto Chou sejak awalnya telah mampu menarik minat kalangan warga masyarakat pemilik jam tangan mewah untuk membuka laci lemari kenangan indahnya, karena realitasnya mereka punya memori manis melalui kado istimewa yang terpaksa cuma jadi simpanan padahal memiliki spirit kebahagiaan bila dikenakan lagi kemana-mana.

Paling umum adalah soal kerugian memiliki jam tangan yang sebetulnya bukan malas mencari pengganti baterai, tetapi rata-rata karena tali pelengkapnya telah usang, sementara pihak distributornya tidak melayani after sales service, dan paling disesalkan lantaran sama sekali tidak menyediakan ready stock dari tali jam pengganti.

Oleh karena keteledoran pihak distributor jam mewah tersebut, maka kemudian kini Yanto Chou terus melanjutkan kiprah Straps sebagai penyedia tali jam dan leather bracelet terlengkap di pasar Indonesia.

Pada kelanjutannya, Straps pula mengembangkan koleksi gelang kerajinan tangan karya warga negeri sendiri, serta membangun kolaborasi khusus pernjualan ritel bersama komunitas pencinta sepeda motor Harley Davidson di seluruh Indonesia (Harley Davidson Club Indonesia, HDCI).

Deretan koleksi gelang Straps diantaranya juga terdiri dari Western Horoscope, Chinese Horoscope, Leopard Edition, Skull Editition hingga design inhouse yang beragam artistik.

Bila berminat untuk mendapatinya, Straps memiliki sejumlah lokasi toko yakni di Pondok Indah Mall 2, Lippo Mall Kemang, Pacific Place, Mall Kelapa Gading 2, Mall Taman Anggrek, Kota Kasablanka Mall, Kuningan City, Ciputra World Surabaya dan Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Dilengkapi dengan penjualan ritel di pusat perbelanjaan Sogo (Surabaya, Denpasar) dan Portico Makassar, serta Rwatch di STC Senayan, Jakarta Selatan hingga menyeberang ke negara tetangga, Malaysia dan Vietnam.

Yanto Chou selaku tokoh pendiri dan kini sebagai General Manager Straps Indonesia mengaku gembira dapat menghadirkan ide briliannya di pasar aksesoris jam tangan dan gelang, utamanya untuk masyarakat Nusantara. Dikatakannya, “Kami melihat peluang yang masih besar di pasar aksesoris jam tangan dan gelang di Indonesia. Berkembangnya gaya hidup masyarakat modern yang ikut menumbuhkan peluang bisnis di pasar aksesoris jam tangan, dimana masyarakat tidak lagi sekadar menilai jam tangan hanya sebagai alat penunjuk waktu semata tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mencitrakan personal masing-masing pemakainya,” ungkap Yanto dalam keterangan tertulis.

Aksesoris jam tangan pun, menurut dia, sedikit banyaknya dapat menandakan jatidiri sang pemilik, yang juga dapat disesuaikan dengan occassion yang berbeda. Dengan kebutuhan tersebut, maka saat ini masyarakat modern Indonesia pun bukan hanya memiliki satu buah jam tangan saja, tetapi bahkan hingga beberapa model jam tangan berikut desainnya disesuaikan dengan kebutuhan. “Melihat adanya perkembangan gaya hidup masyarakat modern itulah, maka kami optimis Straps dapat menjadi pilihan untuk segala kebutuhan aksesoris di pergelangan tangan Anda,” imbuhnya.

Seputar kolaborasi dengan dua mitra bisnis terbaru yaitu Caiyo Games, dan wecare.id selaku situs web yang bertujuan sosial mengumpulkan dana bagi para pasien berkemampuan finansial terbatas, Yanto Chou menyampaikan kebanggaan dan antusias pihaknya yang dapat berkolaborasi dengan mitra bisnis, baik yang telah lama bekerjasama yaitu HDCI maupun yang baru saja bekerjasama yakni Ciayo Corp dan wecare.id, dengan komitmen dan kontribusi pihak Straps untuk berbagi kepada sesama. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *